Disini, saat semua terasa fana,
Yang tersisa hanya cinta,
Iya hanya satu dan satu – satunya cintamu,
Lebih dari sebuah peradaban arti cintamu buat aku.
Takkan pernah bisa aku berpaling oleh cintamu,
Kau adalah tulang rusukku,
Belahan jiwa dan takdir untukku,
Seandainya aku tanpamu,
Hanyalah butiran debu yang beku termakan waktu,
Tapi jangan sekalipun kau bertanya padaku,
Kenapa aku mencintaimu,
Mungkin masalah klasik juga yang kutemui,
Aku tak tahu jawabnya,
Dari pertama bertemu dengan mu sampai sekarang,
Aku tak bisa mengertikannya,
Ini cinta aku,
Ini cinta kamu,
Yang utuh dan selamanya.
Bila keabadian pisahkan kita,
Semoga surga kan bawa kita kembali bersama,
Semua kan berakhir sempurna,
Semua kan berakhir seperti cinta dalam kabut keabadian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar