malam kesekian dalam kesendirian.
mengungkap keluh,
rasa sakit,
rasa pahit,
juga caci maki.
tapi aku tetap disini terpaku dalam kelu.
hendakkah semua hanya cinta berpayung asa,
setegar mendung menghalau kesepian.
tangis hanya harapan.
ugh apa ini tempatku?
atau kabut beku bertuliskan kelu?
aku tak hadir dalam mimpimu semalam.
apa berarti ini bukan tempatku?
atau atau atau,
jutaan kemungkinan tertera dalam anganku.
sakitnya aku .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar