25 Oktober 2011

Pagi Hari Disebuah Kota

hari berjalan tak menepi,
begitu indah menerawang dalam hati,
selalu mengisi pancara membangun hari,

tak pernah larut dalam sisi yang teropsesi,
berbarengan bahkan selalu tak mengerti,
akankah ini abadi,

tapi malam sergap dalam hati,
sepi kembali hanya menanti,
bukan untuk mengerti,

bukan untuk dimengerti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar